Langsung ke konten utama

Kuliah ke 4 Met & Tek Analisis Ker & Kewilayahan

Rencana Daya Tampung Penduduk

Salah satu aplikasi penggunaan angka pertumbuhan penduduk dalam Rencana Tata Ruang Wilayah adalah untuk membuat rencana daya tampung penduduk.
Salah satu contoh adalah Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Semarang Tahun 2000 - 2010.
Dalam rencana tersebut pertumbuhan penduduk yang ditetapkan untuk Kota Semarang secara keseluruhan adalah 1,65%, dengan pertumbuhan di masing-masing kecamatan yang bervariasi.
Penentuan tingkat pertumbuhan penduduk tidak hanya dilakukan berdasarkan pada rate pertumbuhan eksisting saja, tetapi juga dengan mempertimbangkan kecenderungan investasi pembangunan di setiap Bagian Wilayah Kota (BWK) dan melihat ketersediaan lahan.

Berikut ini adalah rencana tingkat pertumbuhan dan jumlah penduduk disetiap BWK hingga akhir tahun rencana yaitu tahun 2010.

BWK Kecamatan r Rencana Jumlah Penduduk BWK 2010
I Semarang Tengah -1,50% 207227
Semarang Selatan 0,01%
Semarang Timur -2,50%

II Candisari 0,24% 147866
Gajahmungkur 1,39%

III Semarang utara 3,50% 340369
Semarang Barat 0,40%

IV Genuk 3,50% 88456

V Pedurungan 4,58% 282809
Gayamsari 0,85%

VI Tembalang 3,93% 144626

VII Banyumanik 2,86% 137265

VIII Gunungpati 2,60% 65927

IX Mijen 3,40 % 73263

X Ngaliyan 3,25% 145903
Tugu 1,35%


TUGAS
1. Carilah data terbaru tentang jumlah penduduk di setiap BWK (yang dapat dicari dari penjumlahan kecamatan anggotanya)!
2. Identifikasi, apakah setiap BWK belum mencapai rencana atau sudah melampauai rencana.
3. Buatlah analisis dari hasil identifikasi yang telah anda lakukan! (Analisis dapat dilihat dari pertumbuhan investasi di setiap BWK, pertumbuhan kegiatan ekonomi, atau hal lain yang diduga mampu mendorong ataupun menekan jumlah penduduk di BWK tersebut)

Catatan:
Tugas ditulis tangan dan bersifat individu.
Tugas dikumpulkan Kamis tanggal 1 April 2010.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas Kajian Geografi Sosial 13 April 2010

Minggu depan tanggal 20 April 2010 kita akan lakukan presentasi mengenai Kajian Geografi Sosial. Untuk keperluan tersebut maka kelas dibentuk menjadi beberapa kelompok, dan masing-masing kelompok akan menyajikan di depan kelas dan dibahas oleh teman yang bukan penyaji. Tugas anda adalah: 1. Membuat bahan presentasi untuk materi yang akan saya tulis di bagian akhir. Sumber utama penulisan bahan presentasi adalah buku ajar / diktat Kajian Geografi Sosial dan silahkan ditambah dari sumber lain yang sesuai. 2. Menyajikan contoh kasus/fenomena/kondisi dari setiap materi yang akan disampaikan dari berbagai sumber yang relevan. Berikut ini daftar kelompok beserta materi presentasi: Kelompok 1. Materi: Faktor Sosial Budaya Mahasiswa: Reosa, Andika, Didit Luqman, Septian. Kelompok 2. Materi: Sumberdaya dan Lingkungan Hidup Mahasiswa: Eggy, Junanto, Samrotul, Rakhman, Muslim. Kelompok 3. Materi: Hubungan antara sumberdaya manusia dan sumberdaya alam Mahasiswa: Ahmad Rouf, Nova, Febryna, Agustinu...

Tugas Kuliah ke 4 dan 5 Kajian Geografi Sosial Rombel 002

A (Bagian 1) * Membuat resume mengenai "Sifat/Ciri Geografi Sosial" * Membuat resume mengenai " Unsur-unsur Geografi Sosial" B (Bagian 2) * Membuat resume mengenai " Faktor Sosial Budaya" * Membuat Resume mengenai " Sumberdaya Alam dan Lingkungan Hidup" Catatan: Resume ditulis tangan, dikumpulkan secara bersama hari Kamis tanggal 1 April 2010 paling lambat jam 09.00. Bagi mahasiswa yang membutuhkan Diktat Kajian Geografi Sosial dapat menghubungi mBak Mery (petugas Lab Geografi)

SIG Ev Lahan (Utk Prodi SPW Pertemuan ke 4)

EVALUASI KESESUAIAN LAHAN Pendahuluan Kesesuaian lahan adalah penggambaran tingkat kecocokan sebidang lahan untuk suatu penggunaan tertentu. Kelas kesesuaian suatu areal dapat berbeda tergantung dari tipe penggunaan lahan yang sedang dipertimbangkan. Evaluasi kesesuaian lahan adalah evaluasi untuk satu penggunaan tertentu seperti untuk budidaya padi, jagung, kopi, tembakau, untuk permukiman, lapangan golf dan sebagainya. Penekanannya adalah mencari lokasi yang mempunyai sifat-sifat positif dalam hubungannya dengan keberhasilan produksi Penilaian kesesuaian lahan pada dasarnya merupakan pemilihan lahan yang sesuai untuk tanaman tertentu atau penggunaan tertentu. Prosedur Evaluasi Kesesuaian Lahan Menurut FAO (1976) kegiatan utama dalam evaluasi kesesuaian lahan adalah sebagai berikut: 1. Konsultasi pendahuluan: meliputi pekerjaan-pekerjaan persiapan antara lain penetepan tujuan dengan jelas, jenis data yang akan digunakan, asumsi yang digunakan dalam evaluasi, daerah penelitian, inten...